Ketika Anda menerima komisi dari marketplace (seperti Shopee, TikTok Shop, Tokopedia) atau program afiliasi independen (seperti Involve Asia, Niagahoster, dll.), uang yang masuk ke rekening Anda biasanya sudah “disunat” oleh pajak bisnis affiliate.

Sebagai affiliate marketer, memahami bagaimana platform memotong komisi Anda dan bagaimana cara melaporkannya di akhir tahun adalah kunci agar Anda tidak membayar pajak dua kali (double taxation).

Berikut adalah panduan praktis perpajakan khusus untuk komisi dari marketplace dan jaringan afiliasi:

1. Mekanisme Pemotongan PPh 21 oleh Platform (Marketplace)

Sebagian besar marketplace besar di Indonesia bertindak sebagai Pemotong Pajak. Mereka wajib memotong Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 sebelum mengirimkan komisi bersih ke rekening Anda.

Secara aturan Jasa konsultan pajak Jakarta, afiliator dikategorikan sebagai Bukan Pegawai yang Menerima Penghasilan yang Tidak Bersifat Berkesinambungan (kecuali Anda memiliki kontrak eksklusif bulanan dengan satu platform).

Rumus Pemotongan Pajak oleh Platform:

Dasar Pengenaan Pajak (DPP) untuk kategori ini adalah 50% dari jumlah penghasilan bruto (komisi).

Peringatan NPWP: Jika Anda tidak menginput NPWP di profil akun afiliasi Anda, platform akan mengenakan tarif 120% lebih tinggi dari tarif normal. Jadi, pastikan NPWP Anda sudah tersambung di aplikasi!

2. Perbandingan Pemotongan Pajak di Berbagai Platform

Setiap platform memiliki kebijakan administratif yang sedikit berbeda dalam penyediaan bukti potong pajaknya:

Platform / Marketplace Kebijakan Pemotongan Pajak Cara Mendapatkan Bukti Potong
Shopee Affiliate Program Dipotong PPh 21 otomatis setiap pencairan komisi (mingguan/bulanan). Dapat diunduh secara berkala melalui menu Shopee Affiliate Console atau dikirim via email resmi Shopee secara berkala.
TikTok Shop / Creator Affiliate Dipotong PPh 21 otomatis sebelum ditarik (withdraw). Tersedia di menu keuangan/pusat kreator TikTok, atau diajukan melalui support ticket kreator.
Tokopedia Affiliate Dipotong PPh 21 otomatis atas komisi yang ditarik ke saldo Tokopedia Pay/rekening. Dapat diunduh melalui dasbor Tokopedia Affiliate atau dikirimkan lewat email pada awal tahun berikutnya.
Program Afiliasi Luar Negeri (e.g., Amazon, ClickBank) Biasanya tidak memotong PPh 21 Indonesia, namun mengenakan potongan pajak asing (seperti form W-8BEN untuk US sebesar 10%-30%). Anda menerima komisi hampir penuh (atau dipotong pajak US), dan wajib melaporkannya sendiri secara mandiri di Indonesia menggunakan skema PPh Pasal 24 (kredit pajak luar negeri).

3. Bukti Potong: “Senjata” untuk Menghemat Pajak Anda

Kesalahan terbesar afiliator adalah mengabaikan Bukti Potong (Bupot) PPh 21 yang diterbitkan oleh marketplace.

  • Kenapa Bupot ini sangat penting? Pajak yang sudah dipotong oleh Shopee atau TikTok adalah uang muka pajak Anda. Jika di akhir tahun pajak terutang Anda adalah Rp5.000.000, dan Anda memiliki total Bukti Potong dari Shopee sebesar Rp3.500.000, maka Anda hanya perlu membayar sisanya sebesar Rp1.500.000 ke kas negara.

  • Bagaimana jika hilang? Di era Coretax DJP sekarang, hampir semua bukti potong yang diterbitkan oleh perusahaan pemotong (seperti Shopee/TikTok) sudah terintegrasi secara otomatis (pre-populated) ke dalam draf SPT Tahunan Anda. Anda hanya perlu melakukan verifikasi ulang di portal DJP tanpa harus menginput manual satu per satu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *